Jumat, 06 Mei 2011

Obat Cacing Pasir

Selam Sehat …
Sehat memang harta yang takternilai, meski hanya sekedar sakit gatal akan sangat mengganggu kenyamanan kita bahkan bisa jadi menghabiskan banyak rupiah untuk melenyapkannya dari kulit kita.
Mungkin anda pernah mengalami atau bahkan sedang mengalami sakit kulit dengan cirri- ciri sebagai berikut;

Kulit memerah dengan diameter kira-kira 3-4mm disertai rasa gatal yang luar biasa. Biasanya terjadi dikaki / tangan. Ini adalah infeksi hari pertama, pada hari berikutnya warna merah akan bergeser memanjang(menjalar ). Biasanya pada hari kelima sudah akan nampak alur seperti kita sedang melukiskan sesuatu dikulit dengan sepidol.. Perlu diketahui juga bahwa bekas warna merah tadi akan membentuk seakan trowongan dibawah kulit. Para ahli / dokter menyebutkan bahwa ini penyebabnya adalah larva cacing pasirjenis Ankylostoma braziliense dan Ankylostoma caninum. Entah itu benar atau salah yang jelas jika anda/orang yang anda kenal mengalami hal ini cara pengobatan berikut insyalloh menjadi solusi.


Cara Pengobatan
Petiklah daun beringin kemudian dari pangkal daun yang kita petik akan muncul getah berwarna putih, kemudian langsung saja dioleskan pada bagian kulit yang terinfeksi. Ibarat penyakit tadi sebuah kereta api tolong bagian lokomotif atau ujung yang berwarna merah jangan sampai terlewati, karena dibagian inilah larva cacing( kuman penyakitnya ) berada. Usahakan kita menggunakan beringin Jawa bukan beringin Preh. Beringin jawa daunya lebih tipis dan kecil-kecil, jika tumbuh di tempat yang panas agak kekuningan. Sedangkan beringin Preh daunya lebat hijau tua.
Ulangi cara diatas satu hari sekali selama 3hari berturut-turut.


Testimoni
Sebenarnya obat ini saya temukan saat saya masih SD kelas 6 ( sekitar 17 tahun yang lalu ). Saat itu saya terinfeksi penyakit ini “ Biasa anak kampung alias dekil”. Saya sempat kebingungan tiap malam merasakan gatal yang luar biasa semakin digaruk semakin gatal. Walaupun maih SD mungkin saya tergolong orang yang kreatif tif tif tif, saya mencoba mengobatinya dengan apa saja. Mulai dari minyak tanah, es, ludah, tembakau bahkan bici bunga asar pun saya coba, namur hasilnya semuanya nihil. Hingga pada statu hari saat saya diniah ( pengayaan ilmu agama Islam ) di SD N Pandowan 2 secra tidah sengaja saya menemukan obat ini. Di SD ini ada pohon beringin kemudian saya petik daunya, “eh kok keluar getahnya “ muncullah insting saya untuk berexsperimen saya lakukan cara seperti diatas dan Alkhamdulillah manjur. Sekali oles keesokan harinya kuman nya mati. Dulu saya hanya menyebutnya penyakit ini adalah SETELEN MRAMBAT ( kutu air yang menjalar ).

Salam penulis
Semoga tulisan saya bermanfaat bagi banyak orang dan jika anda peneliti kimia/ ahli farmasi, silahkan saja diteliti kandungan yang ada pada getah beringin. Hak patennya buat anda saja “ hehehe”. Jika ingin keterangan lebih lanjut bisa ke E-mail: fiyad.aaw@gmail.com / Hp:081804368193